Aku dan kamu lebih sering terdiam akhir akhir ini . Hanya bertanya pertanyaan itu-lagi-itu-lagi, lalu coba berusaha keras mencari topik pembicaraan selanjutnya.
*Kamu lagi apa?*
*Habis mandi . Kamu?*
*Oh. Mau jalan jalan to .*
*Iya..*
Setelah percakapan basa-basi dan sangat biasa-biasa itu, Kita terkunci lagi dalam sunyi . Dan kebingungan ini mendominasi suasana . Dan semua ini tak seperti hari-hari kemarin yang biasanya kita bisa dengan semangatnya bercerita ini-itu.
*Aku lagi di Semarang*
*Lho kok main ! Kok engga kerja?*
*hehehe :D...*
Dan kembali, perbincangan kita hanya seperti itu dan itu . Lalu tiba-tiba, Mulai terdengar ketidakyakinan dari hatiku . Terbisik beberapa keraguan dari pikiranku . Ada apa dengan kita?
Sebenarnya aku sangat ingin bertanya apa yang sedang terjadi, tapi takut jadinya malah engga nyaman . Aku capek kalau diam saja seperti ini . Di dalam pikiranku, ada banyak sekali hal yang ingin aku tanyakan padamu . Tapi sesungguhnya, aku sangatlah takut mendengar kenyataan dan pernyataan sebenarnya.
Dan pada hari itu, perlahan-lahan aku merasakan kita sudah masuk ke dimensi masing-masing, tidak lagi memiliki kesenangan yang sama, selera humor yang sama, dan gairah untuk bercerita satu sama lain seperti dulu lagi .
Dan Sayangnya, Kamu tak pernah tahu dan mengerti rasa takutku selama ini. :(
Selasa, 11 Juli 2017
Ketakutan Yang Ditakutkan
Label:
Story
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar