Andai saja, Aku mengerti cara melupakan yang sebenarnya.
Dan saat itu kamu tidak pernah datang menawarkan kenyamanan padaku.
Saat ini pasti, Aku tidak perlu menahan "aku rindu" yang hanya berujung dalam hati.
Dan juga, pesan singkat sesederhana "lagi apa?" yang tidak perlu berakhir di draft pesanku.
Tapi nyatanya, Aku masih saja sibuk menata hati dan berkata tidak apa-apa.
Meski seringkali hati ini bergetar ketika mendengar namamu terngiang di telingaku.
Dan rasanya, Ingin sekali pergi ke tempat di mana kita tidak mungkin bertemu lagi.
Sebab, kita lebih baik kembali menjadi saling asing...sekali lagi. :")
Kamis, 01 Februari 2018
Kembali Asing
Label:
Story
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar