Memang setiap hati memiliki kunci.
Mungkin kamu yang memiliki kunci itu untuk bisa membukanya.
Namun, bukan berarti kamu bisa dengan bebasnya masuk keluar membuka kemudian membantingnya.
Jika kamu ingin masuk, masuklah dengan mantap.
Jika kamu ingin keluar, keluarlah tanpa menoleh lagi.
Tapi tolonglah jangan kamu berdiri di tengah-tengah, lalu mengganggu orang lain yang ingin masuk.
Sama sepertimu yang tak kunjung memberi kepastian ketika pamitmu di kala itu.
Dan dengan bodohnya hingga kini aku masih saja terjebak di antara pilihan
"pergi hilang dan lupakan"
ataukah
"bertahan dan tetap menunggu".
Karena kuncinya hanya ada di kamu. :')
Tidak ada komentar:
Posting Komentar